11 Cara Untuk Membuat Makananmu menjadi Lebih Awet Secara Alami

Indonesia merupakan negara dengan iklim tropis. Keadaan dengan humiditas (kadar air di udara yang besar) membuat Indonesia menjadi surganya bakteri atau makhluk lain yang membuat makanan tidak tahan lama. Makanan alami seperti sayuran, mentega, sering teman-teman pikir tidak tahan lama. Tapi jangan kuatir teman-teman, berikut ini ada tips dari penggagas untuk pengawetan makanan yang ada di sekitar kita secara alami.

1. Buah Berry (strawberry, blueberry,dll) + Cuka + Air

Cara pengawetan Buah Berry (Brighside)

Campur 1:10 cuka dari sari apel dan air. Bilas buah dalam campuran tersebut, tiriskan, masukkan ke dalam mangkuk yang dilapisi kertas, dan letakkan di lemari es. Larutannya sangat encer, jadi Anda tidak akan merasakan rasa cuka, dan buah beri akan bertahan lebih lama.

 

2. Seledri, Brokoli, Selada + Aluminium Foil

Pengawetan Brokoli (brightside)

Yang ini sangat sederhana: bungkus brokoli, seledri, atau selada dengan aluminium foil. Sayuran tersebut akan tetap segar dan renyah selama 2-3 minggu atau lebih.

3. Anggur + Tali

Pengawetan Anggur (Brightside)

Tempat terbaik untuk anggur di kulkas adalah di bagian dinding belakang. Pilih varietas terbaru, dan jaga agar buah anggur tidak saling bersentuhan sesedikit mungkin. Anda bisa menyimpannya untuk waktu yang lama jikaanda menggantungnya di ruang yang kering, sejuk, gelap, dan berangin. Tukang kebun menyimpan anggur lebih lama dengan menghentikan penyiraman 1,5 bulan sebelum panen.

4. Jahe + AIr Matangatau Kertas Perkamen

Pengawetan Jahe (Brightside)

Jika teman-teman tidak terlalu peduli dengan manfaat alami jahe tapi khawatir dengan perubahan rasanya, maka simpanlah di lemari es. Namun, jika Anda ingin menyimpannya agar selalu segar untuk waktu yang lama tanpa kehilangan khasiatnya, maka keringkan sedikit di bawah sinar matahari, lalu masukkan ke dalam kertas perkamen dan letakkan di tempat yang sejuk dan dingin. Cara lain adalah dengan merendamnya di air matang dan letakkan di lemari es.

5. Daging + Nettle + Marinades

Pengawetan Daging (Brightside)

Teman-teman bisa menyimpan daging segar tanpa kulkas selama 4-6 hari. Untuk itu, masukkan daun jelatang disekitar daging (daun lobak, apsintus, atau daun kacang polong juga), bungkus dengan kain yang direndam dalam cuka, lalu letakkan di dalam panci atau kotak kayu. Tutup dengan rapat, dan kuburkan 10 inci (20 cm) di tanah. Bilas daging dengan air sebelum dimasak. Di dalam freezer, daging sebaiknya dibungkus aluminium foil. Selain itu ada juga metode pembekuan bumbu dengan rempah-rempah.

6. Daun Bawang + Botol + Freezer

Pengawetan Daun Bawang (Brightside)

Cara sederhana untuk membekukan daun bawang adalah dengan memotongnya dan memasukkannya ke dalam botol plastik. Keringkan sedikit sebelum dimasukkan ke dalam freezer. Jika Anda melakukannya dengan benar, Anda bisa menyimpannya hingga beberapa bulan.

7. Tomat + Tangkai dibalik

Pengawetan Tomat (Brightside)

Posisikan tomat mentah dengan tangkai menghadap ke bawah dalam kantong kertas atau dalam satu lapisan dalam kotak yang disimpan di tempat yang sejuk sampai warnanya merah. Jika ada buah di dekatnya, gas etilen akan mempercepat proses pemasakan. Tomat masak harus disimpan pada suhu kamar dengan tangkainya menghadap ke atas, sebaiknya tomat dikondisikan agar tidak saling bersentuhan.

8. Ikan+ Es

Pengawetan Ikan (Brightside)

Yang terpenting disini adalah pengolahan yang benar setelah ikan tertangkap. Teman-teman seharusnya tidak memasukkannya ke dalam kantong plastik saat masih hidup: lakukan saja saat diskalakan. Rata-rata lemari es tidak dapat menjamin suhu yang tepat untuk menyimpan ikan segar, namun jika Anda memasukkannya ke dalam kotak yang berisikan es, Anda dapat memperpanjang umur simpannya selama 2-3 hari.

9. Sayur Hijau + Air + Kantong Plastik

Pengawetan Sayur Hijau (Brightside)

Teman-teman tentu saja dapat dengan mudah menyimpan sayuran segar dengan peralatan khusus. Tapi itu ada cara mudah lainnya yaitu dengan menempatkan tangkai sayuran hijau ke dalam semangkuk air dan menutupi sayuran dengan kantong plastik. Lalu taruh di tempat yang dingin.

10. Apel + Kertas + Laci

Pengawetan Apel (Brightside)

Kumpulkan buah yang akan kamu simpan dan biarkan lapisan lilinnya tetap menempel: lapisan ini melindungi apel dari jamur. Masukkan apel Anda ke  tempat yang sejuk dalam posisi dilapisi kertas, dan buang buah yang rusak dalam 2 minggu. Bungkus dengan hati-hati di kertas atau vellum (bukan di koran). Jika Anda memiliki banyak apel, teman-teman bisa menutupi setiap lapisan dengan lapisan kertas. Simpan apel sampai hingga di pojok tempat yang sejuk dan dingin sejauh mungkin dari kentang.

11. Semangka + Abu, Jaring, Tanah liat, Lumut, atau Jerami

Pengawetan Semangka (Brightside)

Semangka paling baik disimpan di ruang bawah tanah pada suhu sekitar 35 ┬░ F (2 ┬░ C). Mereka akan tetap segar untuk waktu yang sangat lama. Bungkus mereka di kain, dan gantungkan mereka ke dalam jaring atau letakkan di rak, lakukan pembungkusan tambahan dengan jerami. Anda juga bisa menutupinya dengan tanah liat atau lilin. Pilihan lainnya adalah menyimpannya dengan abu (dalam tong) atau di lumut kering. Semangka bertahan lebih lama di sudut sejuk yang gelap, di atas bantal lembut, dan tempat yang sering dipindah.

 

Sumber: Brightside