Drone Ini Membantu Reboisasi dengan Menanan 100.000 Pohon dalam Waktu Sehari

Ilmuwan Australia Dr. Susan Graham telah mengembangkan sepasang drone yang memiliki kemampuan untuk menanam pohon di daerah yang sulit dijangkau.

Pesawat tak berawak akan sangat penting dalam upaya mengurangi deforestasi (penggundulan hutan) di Bumi. Berdasarkan penelitian, 15% dari total emisi karbon global dunia disebabkan oleh deforestasi. Setiap area hutan bersih yang luas untuk pertanian atau urbanisasi secara langsung berkontribusi terhadap perubahan iklim.

Drone yang dikembangkan oleh Dr. Susan Graham bekerja bersamaan. Yang pertama memindai area lahan untuk mencari kondisi penanaman yang sesuai. Device tersebut kemudian memetakan wilayah tersebut dan menggunakan algoritma spesifik untuk menemukan area tanam yang optimal. Daerah ini diidentifikasi sebagai tempat dengan kandungan tanah tinggi, dengan hambatan rendah seperti badan air atau daerah berbatu.

Drone yang kedua kemudian dikirim dengan jalur penerbangan tertentu yang diinformasikan oleh pesawat pemancar pemetaan dengan muatan benihnya. Drone ini bisa membawa hingga 150 seedpods untuk mengantarkannya dalam satu penerbangan.

Drone ini kemudian diadopsi dan dipasarkan oleh perusahaan BioCarbon Engineering yang berbasis di Oxford. Lauren Fletcher, CEO tersebut mengatakan: “Sepasang operator akan dapat menanam hampir 100.000 pohon per hari – 60 tim seperti ini akan membawa kita ke satu miliar pohon setahun.”

Drone akan digunakan di daerah yang melakukan penanaman dengan tangan atau mesin berbasis darat tidak mungkin. Drone itu bisa digunakan untuk rehabilitasi dan aplikasi penanaman hutan.

Sebenarnya ini bukan satu-satunya konsep drone yang menjatuhkan benih. Perusahaan berbasis di AS, DroneSeed, bekerja untuk mengembangkan teknologi serupa untuk memungkinkan penyemaian massal hutan. Saat ini, perusahaan ini menyediakan penyemprotan herbisida dan pestisida di daerah yang sulit diakses.

Deforestasi disebabkan oleh beberapa hal. Seiring bertambahnya populasi dunia, demikian juga permintaan akan produk umum seperti kertas dan kayu. Penyebab umum lainnya yaitu pertambangan dan urbanisasi.

Selain berdampak pada manusia, deforestasi juga memiliki dampak buruk pada satwa liar dan ekosistem lainnya yang didukung oleh hutan, seperti sistem sungai dan danau.

Teknologi drones ini bisa membantu pemerintah dalam reboisasi yang cepat sehingga bisa meringkas proses yang awalnya perlu waktu bertahun-tahun menjadi sekejap, dan biayanya lebih murah.

 

Sumber tulisan: These Drones Help Fight Deforestation by Planting 100,000 Trees per Day
Referensi: Futurism, Panda, Global Witness

Fajrul Falah

Amateur physicist and science writer