Green Liver System: Sistem Pengolahan Air dengan Aquatic Plant yang Ramah Lingkungan

Seperti yang kita tahu bahwa air selalu menjadi kebutuhan pokok bagi manusia dimanapun kita berada. Tetapi air ini sangat sering tercemar dengan berbagai macam kontaminan, mulai dari logam berat, senyawa-senyawa organik yang bersifat racun, maupun limbah-limbah farmasi yang sangat berbahaya bagi lingkungan. Tetapi solusi selama ini pastilah menggunakan bahan kimia ataupun alat yang membutuhkan tenaga listrik yang besar. Hm… Kira-kira ada gak ya sistem yang tanpa listrik dan bahan kimia berbahaya untuk mengatasi masalah ini??

Liver dalam Dunia Perairan

Sistem detoxifikasi sebenernya sudah dicontohkan dengan sistem yang sempurna dalam tubuh manusia. Manusia mempunyai suatu organ yang dapat menyerap semua racun sehingga kita bisa tetap hidup. Organ tersebut adalah liver atau yang biasa disebut oleh orang Indonesia dengan hati. Dengan meniru prinsip liver ini kita bisa melakukan detoxifikasi (penghilangan racun) dimanapun.

Terus kira-kira, apakah yang bisa berfungsi sebagai liver dalam dunia perairan (sungai dan danau). Sebenarnya alam sendiri sudah menyediakan liver tersebut dalam dunia perairan. Yang berfungsi sebagai liver ketika berada dalam air adalah tanaman air atau biasa disebut aquatic plant. Tanaman air yang bersifat makrophite bisa digunakan untuk mendetoxifikasi air menjadi lebih jernih.

Contoh Tanaman Aquatic Machrophyte (tumblr)
Contoh Tanaman Aquatic Machrophyte (tumblr)

Green Liver System

System pemurnian air dengan berbasis tanaman aquatic ini dipelopori oleh Prof. Stephan Pflugmacher di lab Ecological Impact Research & Ecotoxicology Institute Technology of Berlin (TUB). Professor Stephan telah mengaplikasikan sistem ini di berbagai negara yang memiliki permasalahan pencemaran air yang cukup parah seperti di China, Korea, dan Brazil. Dengan sistem ini semua cemaran dapat diatasi termasuk senyawa berbahaya seperti cadmium, microcystin, phenol, dll.

Green Liver Sistem dengan Berbagai Tanaman Aquatic (facebook)
Green Liver Sistem dengan Berbagai Tanaman Aquatic (facebook)

Sistem kerja dari Green Liver System ini adalah tanaman aquatic memiliki kemampuan menyerap racun. Racun tersebut tetap akan ada dalam tanaman tanpa mencemari lingkungan. Inilah perbedaan sistem ini dan sistem biodegradasi dengan bakteri. Kalau sistem biodegradasi bakteri, produk sampingan dari reaksi akan lepas ke lingkungan dan bisa jadi produk sampingan tersebut lebih berbahaya daripada produk awal. Apabila tanaman tersebut sudah jenuh maka tanaman tersebut bisa dimanfaatkan sebagai biomass ataupun fungsi lainnya.

Tiap Tanaman Memiliki Spesifikasinya

Apakah keahlian teman-teman?? Setiap manusia pasti memiliki kemampuan spesial yang berbeda-beda dengan yang lain dan begitu juga dengan tanaman aquatic. Setiap spesies memiliki spesifikasi untuk menghilangkan zat-zat berbahaya tertentu. Inilah yang telah lama diteliti oleh Professor Stephan.

Professor Stephan sedang Memberi Kuliah mengenai Green Liver System
Professor Stephan sedang Memberi Kuliah mengenai Green Liver System

Professor Stephan mengibaratkan tanaman tersebut sebagai peralatan tukang. Jika kita sedang memasang paku maka palu yang kita ambil, jika kita sedang memotong kayu maka gergaji yang kita ambil. Jadi pemilihan tanaman yang dipakai dalam proses treatment ini tergantung kondisi air yang akan diatasi. Apabila polusinya logam berat maka yang kita pasang adalah tanaman yang spesifikasinya optimal untuk memberantas logam berat. Dengan begitu kita bisa membuat sistem yang lebih tepat guna yang bisa kita aplikasikan ke semua daerah yang airnya tercemar.

Professor Stephan Menjelaskan Spesifikasi Masing-masing Tanaman Aquatic
Professor Stephan Menjelaskan Spesifikasi Masing-masing Tanaman Aquatic

Sistem green liver ini memiliki efektivitas yang cukup tinggi. Sistem ini dapat menghilangkan 75% microcystin, 65% logam berat Hg (raksa) dan 100% untuk beberapa kontaminan organik berbahaya. Efisiensi yang cukup tinggi, alami dan sangat sederhana yang menjadikan sistem ini unggul dan sangat worth to try di Indonesia dimana masih banyak daerah yang memerlukan pasokan air bersih. Mungkin tanaman-tanaman aquatic seperti enceng gondok dapat dimanfaatkan dalam proses green liver ini.

Sekian artikel mengenai sistem green liver untuk mendapatkan air bersih. Sebaiknya kita selalu memperhatikan tubuh kita untuk mendapatkan ide-ide inovasi yang luar biasa karena tubuh manusia adalah representasi dari ilmu dan teknologi yang sempurna. Semoga dapat bermanfaat dan menambah pengetahuan baru bagi kita semua.