ITS Team Sapuangin, Bandung Bondowoso Modern

Perjuangan Bandung Bondowoso untuk mendapatkan Roro Jonggrang tak kenal letih. Syarat yang diajukan Roro Jonggrang pun juga tidak main-main, membangun seribu candi dalam satu malam. Candi tersebut harus sudah berdiri sebelum ayam berkokok. Hal yang tidak masuk akal yang bisa dilakukan oleh orang biasa.

IMG-20160612-WA0009

Foto mobil saat mau berangkat dari ITS

Juni 2016, Bandung Bondowoso itu ada di Queens Park, London. Teringat kembali bagaimana perjuangan seorang Bandung Bondowoso, legenda Indonesia, yang ada pada ITS Team Sapuangin. Mobil yang sudah terbakar didalam box pengiriman dan sudah tak mungkin lagi diperbaiki. Semua anggota tim merasa sudah berakhir perjuangan selama ini (baca juga : Indonesia Mewakili Asia di Ajang Internasional). Pengorbanan harus menikmati Hari Raya Idul Fitri jauh dari keluarga dan kerabat terasa sia-sia.

13558770_1368302276520177_5065597811535593261_o

Foto di paddock tanpa mobil 

Semua anggota tim sudah hampir putus asa karena melihat kondisi tersebut. 29 Juni 2016 Rizkiardi Wilis, team leader ITS Team Sapuangin, memberi kabar ke Indonesia bahwa mobil kondisi cukup parah system pengereman rusak, body bagian depan sudah hangus dan sudah tidak bisa digunakan lagi, roda depan hangus, kelistrikan dan wiper rusak total, ditambah chassis bagian depan rusak. Mayoritas sudah tidak bisa ditolong.

1467154927779

Kondisi mobil dalam box setelah terbakar

Namun, dengan semangat masing-masing kepala ditambah sokongan motivasi dari dosen pembimbing, Pak Witantyo, dan alumni Pak Donny, serta doa teman-teman seluruh Indonesia,  semua hal yang tidak mungkin menjadi mudah. Dalam waktu satu hari satu malam mobil direpair sesuai dengan regulasi yang sudah ada. 2 Juli 2016 mobil dapat masuk kedalam technical inspection. 3 Juli 2016 mobil diijinkan mengikuti race. Sebuah hal yang diluar dugaan, dalam waktu sehari semalam mobil “berdiri” dengan semua keterbatasan alat dan bahan yang ada. Senyum anggota tim kembali merekah.

Untitled-1

Foto perjuangan “membangun candi” di London

1467437022083

Akhirnya bisa tersenyum, mobil sudah “berdiri”

Suntikan semangat dari Indonesia tak henti-hentinya terus dilancarkan. Akhirnya mobil memperoleh nilai yang tidak begitu buruk 183 km/L. Namun, karena alasan teknis dari pihak panitia, ITS Team Sapuangin tidak mampu melanjutkan ke event selanjutnya yaitu Driver World Championship. Namun, Indonesia tetap tersenyum Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) mengibarkan merah putih disana sebagai pemenang Driver World Championship.

sem-europe-2016-bumi-siliwangi-team-4-world-drivers-championship-winners

Tim UPI mengibarkan merah putih di Queens Park, London

 

Legenda Bandung Bondowoso belum sirna, semangatnya tetap ada dalam bangsa Indonesia.

 

Sumber : Dokumentasi ITS Team Sapuangin