Wind Farm Terapung Terbesar di Dunia Akan Segera Dibangun di Skotlandia

Wind Farm terapung pertama di dunia akan segera dibangun di lepas pantai Skotlandia. Perusahaan energi yang berbasis di Norwegia, Statoil, meluncurkan proyek ini di laut utara di lepas pantai timur laut Skotlandia.

Wind Farm merupakan kumpulan turbin angin yang digunakan untuk menghasilkan listrik. Berbeda dengan wind farm biasanya yang terdiri dari turbin angin fixed-bottom, wind farm terapung akan mengambang di atas laut dengan cara ditambatkan ke dasar laut dan diberi beban pemberat untuk menjaga mereka tetap tegak.

Prinsip kerja turbin terapung (Siemens)

Sejauh ini lima turbin siap untuk dikirim dari Norwegia ke Skotlandia. Proyek bernama “Hywind” senilai £200 juta ini merupakan investasi terbesar pertama perusahaan Statoil di bidang energi terbarukan.

Irene Rummelhoff, kepala divisi low-carbon menjelaskan bagaimana wind farm terapung ini membuka peluang tak terbatas dalam industri ini:

“Saat ini, turbin angin yang kita rancang akan bekerja pada laut dengan kedalaman antara 100 dan 700 meter, tapi saya pikir kita bisa melangkah lebih dalam dari itu.”

Wind Farm Lepas Pantai

Wind farm terapung memungkinkan turbin berada cukup jauh di lepas pantai untuk menghindari keluhan polusi visual. Sebelumnya, sebuah wind farm senilai £3,5 miliar yang dibangun di lepas pantai Dorset dihentikan setelah adanya serangkaian keluhan yang berkaitan dengan keberadaan instrumennya.

Proyek Hywind ini dapat menghasilkan daya yang cukup untuk menghidupi 20.000 rumah. Ini merupakan titik terang masa depan turbin terapung di dunia.

“Melihat ke dekade berikutnya, mungkin ada suatu waktu di mana turbin terapung lebih banyak daripada turbin angin fixed-based,” kata Stephan Barth dari IEA Wind.

Sebuah perusahaan Prancis, Ideol, pun mengikuti proyek ini dengan seksama karena mereka memiliki rencana untuk membangun wind farm terapung di U.S dan Jepang. CMO Ideol mengatakan bahwa pertumbuhan wind farm terapung akan tak terbendung, terutama pada tahun 2030-2035.

Sebagaimana semua teknologi baru, biaya merupakan faktor yang sangat penting dan genting. Sementara ini, turbin fixed-bottom masih lebih murah dibandingkan harga turbin terapung.

Namun seiring berkalannya waktu, dengan sistem pemasangan dan pemasangan yang meningkat, diperkirakan harga turbin untuk wind farm terapung akan semakin berkurang.

 

Sumber tulisan: The Largest Floating Wind Farm in the World Will Be Built Off Scottish Coast

Referensi: The Guardian, BornToEngineer, Statoil

Fajrul Falah

Sedang belajar fisika di Universitas Diponegoro. Suka membaca dan menulis.